Kamis, 04 Juni 2020

Jual Ikan Tuna di Ngupasan Gondomanan Kota Yogyakarta DI Yogyakarta

Kami Melayani Pemesanan dan Pengiriman Ikan Tuna Sirip Kuning di Kota Yogyakarta Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta


Ikan Tuna Sirip Kuning

Ikan tuna adalah salah satu jenis ikan laut dengan ukuran tubuh yang terbilang besar, bahkan bisa mencapai bobot 680 kilogram. Ikan ini menjadi favorit sebagian besar orang karena mudah diolah dan punya daging yang tebal dengan tekstur lembut saat dimakan. Meski begitu, belum banyak orang yang tahu kalau ikan tuna menyimpan segudang khasiat baik untuk tubuh. Penasaran apa saja manfaat tersebut?

Beragam manfaat ikan tuna yang belum banyak diketahui

Ikan tuna sering disamakan dengan ikan salmon. Kedua ikan ini memang kerap hadir bersama dalam suatu hidangan, seperti sushi. Akan tetapi, jika diamati lebih seksama tentu ada banyak perbedaan mencolok antara ikan tuna dan salmon.

Salah satu perbedaan yang paling kentara yakni dari warna daging kedua jenis ikan ini. Daging ikan salmon berwarna oranye agak terang, sementara ikan tuna berwarna merah cerah yang sekilas mirip dengan daging sapi.


Supaya tidak tertukar, berikut berbagai manfaat ikan tuna yang perlu Anda tahu:

1. Sumber protein yang lengkap

Sumber: Serious Eats
Manfaat ikan tuna yang utama adalah sebagai sumber protein. Namun, bukan sumber protein biasa. ikan laut satu ini memiliki kandungan protein yang lengkap.

Tuna memiliki semua jenis asam amino yang dibutuhkan tubuh. Apapun jenis tuna yang dikonsumsi, dapat memberikan protein dalam jumlah besar yakni sekitar 24-30 gram protein per 85 gram.

Protein yang lengkap dari ikan ini ini akan menjaga jaringan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Mulai dari pembentukan hormon, enzim, kolagen, antibodi, hingga menjaga jaringan otot di dalam tubuh bisa didapatkan dari konsumsi protein dalam ikan tuna.

Selain kandungan protein yang lengkap, jenis protein yang ada dalam ikan ini juga rendah lemak sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan kenaikan berat badan.

2. Menyehatkan jantung
mencegah penyakit jantung keturunan
Bukan hanya kandungan proteinnya saja yang bisa memenuhi kebutuhan tubuh, manfaat ikan tuna lainnya adalah mengandung lemak yang sehat. Ini karena kandungan lemak jenuh yang ada di dalam ikan ini terbilang rendah, sehingga bermanfaat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Sebaliknya, lemak jenuh dalam kadar yang tinggi justru dapat berdampak buruk karena akan menyumbat pembuluh darah dan membuat Anda berisiko terserang penyakit kardiovaskular.

Menariknya lagi, ikan ini memiliki kandungan asam lemak esensial omega-3 jenis EPA dan DHA yang tinggi. Jenis asam lemak esensial tersebut mampu mencegah berbagai peradangan di dalam tubuh, yang dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung serta stroke.

Asam lemak omega-3 bentuk EPA dan DHA ini juga dapat menurunkan kadar trigliserida, tekanan darah, kemungkinan terjadinya pembekuan darah, hingga risiko terserang stroke, dan gagal jantung.

Dilansir dalam laman Harvard Medical School, sebanyak 85 gram ikan tuna kaleng mengandung 500 miligram (mg) lemak omega-3. Jadi, jika ingin memperoleh manfaat tersebut sebaiknya konsumsi ikan yang satu ini setidaknya sekitar 1-2 porsi seminggu. Khususnya ikan yang kaya asam lemak yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Kaya akan vitamin B6

Sumber: Olive Magazine
Ikan ini juga mengandung vitamin B6 tinggi. Terlebih ikan tuna jenis yellowfin dan albacore. Vitamin B6 yang didapatkan dari ikan berdaging merah ini menyumbang berbagai fungsi penting untuk tubuh. Salah satunya seperti membantu meningkatkan produksi hemoglobin.

Hemoglobin adalah protein yang berfungsi menangkap dan membawa oksigen dalam darah ke seluruh jaringan tubuh yang memerlukan oksigen. Tanpa adanya oksigen yang cukup di setiap jaringan, maka fungsi jaringan tersebut akan terus menurun dan membuat tubuh terasa lemas atau mudah lelah.

Dilansir dalam laman Everyday Health, vitamin B6 ini juga dibutuhkan untuk menjaga fungsi sel otak dan sel-sel dalam sistem saraf. Vitamin B6 juga membantu tubuh dalam memproduksi hormon serotonin (yang mengatur mood), dan norepineprin (yang membantu tubuh mengatasi stres).

Dalam 100 gram ikan tuna, mengandung sebanyak 0.5-0.9 gram vitamin B6 yang dapat membantu tubuh Anda memenuhi kebutuhan harian.

4. Sumber mineral yang baik
kanker tulang bisa sembuh
Tuna adalah sumber protein yang kaya mineral, khususnya magnesium, selenium, dan fosfor. Jenis ikan laut yang satu ini dapat menyumbang sekitar 34-36 gram magnesium dalam 100 gramnya. Ikan tuna jenis bluefin, memiliki kandungan magnesium sebanyak 64 gram per 100 gram tuna.

Sedangkan dalam 85 gram tuna, mengandung kurang lebih 185-265 mg fosfor, tergantung dari jenis ikan tuna yang dikonsumsi. Mineral magnesium yang terkandung dalam ikan juga dibutuhkan oleh lebih dari 300 reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh.

Pasalnya, mineral tersebut bertugas untuk membantu menjaga kesehatan saraf, otot, menjaga detak jantung tetap stabil, membantu menguatkan jaringan tulang, dan juga membantu mengatur pelepasan gula darah.

Di sisi lain, selenium yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit juga memiliki fungsi yang sangat besar. Selenium berfungsi untuk membantu tubuh menghasilkan zat antioksidan, yang berperan nantinya berperan dalam mencegah sekaligus menangkal serangan radikal bebas.

Selanjutnya, fosfor adalah mineral penting yang memiliki fungsi utama untuk pertumbuhan dan perbaikan sel dan jaringan tubuh. Sebanyak 85 persen fosfor ditemukan ada dalam tulang dan gigi. Bersama dengan kalsium, fosfor akan membentuk struktur dan kekuatan tulang.

Ketiga zat mineral penting ini bisa dengan mudah Anda dapatkan sekaligus dalam sekali makan tuna.

Tetap perhatikan jumlah konsumsinya
Meskipun ada berbagai manfaat ikan tuna untuk mengoptimalkan fungsi dan segala proses  kimia di dalam tubuh, Anda dianjurkan untuk tidak berlebihan saat mengonsumsinya.

Sebab, salah satu masalah utama dengan ikan tuna adalah kandungan merkurinya. Sejumlah besar merkuri dapat berbahaya bagi sistem saraf sehingga Anda perlu untuk membatasinya.

Supaya lebih aman, sebaiknya konsumsi ikan ini dalam seminggu cukup 1-2 kali, atau maksimal sebanyak 6 ons atau 170 gram per minggu.



Informasi dan Pemesanan Ikan Tuna :
CP : 0823 2826 5635
WhatsApp : 0859 2140 2988,0838 6922 4434,0819 0338 5120


Pengiriman di Kota Yogyakarta
Wirobrajan
55253 Pakuncen
55251 Patangpuluhan
55252 Wirobrajan
Umbulharjo
55163 Giwangan
55165 Muja Muju
55161 Pandeyan
55166 Semaki
55162 Sorosutan
55167 Tahunan
55164 Warungboto
Tegalrejo
55243 Bener
55241 Karangwaru
55242 Kricak
55244 Tegalrejo
Pakualaman
55111 Gunungketur (Gunung Ketur)
55112 Purwokinanti (Purwo Kinanti)
Ngampilan
55261 Ngampilan
55262 Notoprajan
Mergangsan
55153 Brontokusuman
55152 Keparakan
55151 Wirogunan
Mantrijeron
55142 Gedongkiwo
55143 Mantrijeron
55141 Suryodiningratan
Kraton
55132 Kadipaten
55131 Panembahan
55133 Patehan
Kotagede
55172 Prenggan
55173 Purbayan
55171 Rejowinangun
Jetis
55231 Bumijo
55233 Cokrodiningratan
55232 Gowongan
Gondomanan
55122 Ngupasan
55121 Prawirodirjan
Gondokusuman
55225 Baciro
55221 Demangan
55222 Klitren
55224 Kotabaru
55223 Terban
Gedongtengen (Gedong Tengen)
55272 Pringgokusuman
55271 Sosromenduran
Danurejan
55211 Bausasran
55213 Suryatmajan
55212 Tegalpanggung (Tegal Panggung)



Mengolah ikan tuna merupakan kegiatan yang gampang-gampang susah. 

Mudahnya, ia sudah dijual dalam keadaan dipotong-potong sehingga kita tidak perlu membersihkannya seperti membersihkan ikan utuh.

Sulitnya, baunya amis dan menyengat.

Ini membuat pengolahannya agak berbeda.

Apapun tuna pilihan kita, pastikan pilih yang sangat segar.

Pasalnya, makin tidak segar, makin amis aromanya.

Selain itu, tuna berbeda sifat dengan salmon yang kulitnya menambah enak masakan.

Kulit tuna yang tebal dan licin justru akan mengganggu suasana makan kita.

Oleh karena itu, sebaiknya kita buang saja, apalagi jika membeli fillet yang berukuran besar.

Olahan Ikan Tuna

Ikan tuna merupakan ikan yang padat teksturnya.

Jika di Jepang ia merupakan ikan favorit untuk dijadikan sushi dan sashimi, di sini beda lagi.

Di Indonesia, banyak masakan berbahan ikan tuna yang proses memasaknya merupakan proses rebus lama atau disuwir-suwir.


Proses memasak ini penting untuk mengakali tekstur tuna yang padat sehingga lebih mudah untuk dimakan.

Bumbu yang pas untuk mengolah tuna adalah bumbu tradisional seperti bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, terasi, jahe, hingga ketumbar.

Bahan-bahan tersebut memiliki aroma yang pas untuk mengimbangi rasa dan aroma tuna.

Kita juga bisa memasaknya ala bumbu sarden kalengan dengan kuah berbahan tomat.


Tips Mengolah Tuna

1. Agar tuna tidak amis, lumurilah terlebih dahulu dengan jeruk nipis atau jeruk limau, namun rendam agak lama dibandingkan merendam ikan lainnya. 

2. Kita juga bisa menggoreng atau mengukusnya terlebih dahulu sebelum diolah bersama kuah dan bumbu-bumbu. 

Dengan begitu, aromanya akan berkurang.

2. Setelah diolah, tuna bisa kita masak dengan cara rebus, tumis, atau panggang.

Karena seratnya panjang, sebelum dimasak tuna bisa kita suwir dulu.

3. Jika ingin menggorengnya, gunakan minyak panas dan api besar agar tuna langsung berkulit.

Jangan menggoreng lama hingga cokelat karena dapat membuatnya keras.


Itulah cara yang dapat kita ikuti dalam mengolah ikan tuna.

Sekarang, tidak perlu takut lagi menghadapi bahan unik ini.

Yuk, masak. (SP/DV)


sumber : SajianSedap.com


Link :https://www.youtube.com/watch?v=7XFzPjN9y2g&feature=youtu.be


Tidak ada komentar:

Posting Komentar